FisTx Indonesia

Kenali Ciri-Ciri Udang Terserang Penyakit

Kendala yang sering dialami para pembudidaya udang dalam menjalankan bisnisnya adalah serangan penyakit pada udang. Faktor inilah yang dapat memicu kegagalan dalam budidaya udang. Oleh sebab itu, penyakit udang masih dianggap sebagai sumber kegagalan terbesar dalam budidaya udang di tambak. Untuk itulah para petambak harus mengetahui beberapa ciri jika udang terserang penyakit sehingga dapat mengendalikannya sejak dini.
Keberhasilan dalam budidaya udang sendiri sangat tergantung pada 5 faktor, yaitu daya dukung tambak dan lingkungannya, kualitas benur yang ditebar, manajemen dasar tambak dan kualitas air, kualitas pakan dan manajemen pakan, serta manajemen kesehatan udang dan pengendalian hama penyakit.


Bagi yang sedang melakukan usaha budidaya udang maka perlu baiknya untuk bisa mengenali ciri-ciri udang apabila terserang penyakit supaya bisa segera dilakukan penanganan untuk mengatasinya. Berikut ciri-ciri udang terserang penyakit yang harus diketahui agar dapat melakukan pengendalian sejak dini.

1. Perut Kosong

Udang yang terserang penyakit umumnya akan menurunkan nafsu makannya. Bahkan, beberapa penyakit pada udang dapat membuatnya sama sekali tidak mau makan. Akibat dari menurunnya tingkat konsumsi pangan ini kemudian membuat perut udang terlihat kosong. Nah, perut kosong ini bisa menjadi tanda awal bahwa udang terserang penyakit.

2. Ekor Udang Tidak Mekar

Ciri selanjutnya adalah udang akan menjadi lemas dan tidak aktif bergerak. Bahkan, saking lemahnya ia sampai tidak bisa menggerakkan ekornya. Jadi penting bagi petambak untuk melihat pergerakan dan bentuk ekor udang untuk mengetahui apakah udang dalam keadaan sehat atau tidak.

3. Warna Tubuh dan Jaringan Otot Putih Keruh

Selayaknya manusia, udang juga akan mengalami kepucatan jika terserang penyakit. Udang yang sakit biasanya akan mengalami pemudaran warna hingga terlihat lebih pucat dari udang normal. Beberapa penyakit juga dapat menyebabkan kulit udang mengeras dan membuat jaringan otot menjadi putih keruh. Jika udang sudah menunjukkan gejala itu, maka sakitnya sudah bertambah parah.

4. Mata Pucat dan Gerakan Lambat

Jika Anda mendapati udang lebih sering berada di permukaan tambak dan cenderung tidak menghindari cahaya, maka sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan dengan segera. Jika terlihat mata udang pucat maka dapat dipastikan bahwa udang terserang penyakit.

5. Terdapat Benang Putih Dekat Tubuh

Benang putih tersebut sejatinya ialah kotoran dari udang. Jika Anda mendapati udang pada tambak Anda dikelilingi oleh benang-benang putih, maka dapat dipastikan bahwa udang Anda terserang penyakit kotoran putih. Penyakit ini menyerang sistem pencernaan udang dan bersifat mematikan.
Di samping gejala klinis tersebut, masih ada tanda sakit lain yang memerlukan analisis teliti, misalnya warna feses (kotoran) yang tidak seperti biasanya, warna buram pada batang mata, dan mengembungnya mata pada udang muda. Ketika gejala penyakit sudah muncul, petambak harus secepat mungkin memperbaiki kondisi tambak yang buruk seperti air yang keruh, kurang baiknya aerasi, dan pergantian air.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Related Post