FisTx Indonesia

Nafsu Makan Udang Menurun? Coba Gunakan Cara Ini

Pemberian pakan menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan udang. Pemberian pakan harus dilakukan secara efisien, yang ditandai dengan pertumbuhan udang yang optimal serta biaya yang dikeluarkan lebih ekonomis. Pertumbuhan udang yang optimal dapat dilihat dari ukuran udang itu sendiri. Jika pada umur tertentu udang memiliki ukuran yang masih di bawah batas keharusan, maka bisa dibilang bahwa ada yang salah dengan pola makan udang. Salah satu cara untuk mengukur tingkat nafsu makan udang adalah dengan memasang anco yang sudah disebar makanan di dasarnya.  Kemudian anco dimasukkan ke tambak. Lakukan pengecekan berkala untuk melihat apakah pakan habis atau tidak. 

Sementara Anda melakukan analisa, ada baiknya Anda juga mengetahui beberapa hal yang mungkin menyebabkan udang pada tambak Anda tidak nafsu makan.

  • Kualitas air yang kurang baik dengan beberapa parameter yang di bawah standar normalnya. Hal ini tentu bisa membuat udang tidak nyaman. Salah satu cara untuk menunjukkan ketidaknyamanannya itu ialah dengan tidak mau makan.
  • Terinfeksi Penyakit, sama seperti makhluk hidup lainnya, udang juga tidak mau makan saat terserang penyakit.
  • Faktor cuaca, seperti hujan atau panas yang menyebabkan fluktuasi suhu.
  • Udang mengalami stres, hal ini bisa jadi karena imbas dari keadaan lingkungan yang tidak optimal yang menyebabkan udang stres hingga tak mau makan.
  • Kualitas pakan yang kurang baik, untuk itu sebelum Anda memberikan pakan ada baiknya periksa terlebih dahulu tanggal kadaluwarsa dari pakan tersebut, karena pakan yang memiliki kondisi buruk membuat udang tidak nafsu makan.

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Udang

Setelah melakukan analisa dan mengetahui beberapa faktor di atas, maka Anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini sebagai upaya untuk meningkatkan nafsu makan udang yang Anda miliki.

  • Mengembalikan kondisi tambak pada keadaan normal dengan cara melakukan pergantian air diiringi dengan menghidupkan aerator. Kondisi lingkungan tambak yang normal akan mengurangi tingkat stres udang sehingga nafsu makannya kembali normal.
  • Perhatikan feces udang, jika feces terlihat berwarna putih seperti benang-benang maka udang terindikasi terkena penyakit white feces disease.
  • Usahakan untuk selalu memberi pakan yang masih baru dan memiliki tanggal kadaluwarsa yang masih lama.
  • Apabila air terlalu jernih, berikan tambahan probiotik sesuai dosis untuk mengembalikan kualitas air. Namun apabila terlalu keruh, buang air tambak sebanyak 30% sekaligus dan gantikan air baru secara berkala setiap harinya sampai kembali seperti awal, dengan catatan, berikan jumlah pakan hanya 70% dari skala pemberian normal
  • Saat PH cenderung ke Asam, tambahkan 10 ppm kapur dolomit saat sore hari.
  • Pada udang yang sedang moulting, jumlah pakan yang diberikan sesuai fasenya. Pada pre-molt, nafsu makan udang biasanya menurun atau tidak makan sama sekali. Hal ini normal. Oleh karena itu, kurangi jumlah pakan hingga 50-70% untuk menghindari penumpukan sisa pakan di dasar tambak. Ketika udang memasuki fase inter-molt, nafsu makan berada pada level maksimal. Berikan pakan 80-100%. Setelah cangkang terlepas dari tubuh udang (post-molt), mereka hanya makan sedikit sekali atau tidak sama sekali. Anda bisa memberikan pakan 50% saja.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Related Post