FisTx Indonesia

Peran Lactobacillus sp. Untuk Meningkatkan Imun Udang

Tak dapat dipungkiri, kondisi air yang baik sangat mutlak dan penting dalam budidaya udang vaname. Hal ini disebabkan air menjadi media atau tempat bagi udang serta biota air lainnya hidup dan berkembang. Tak heran, banyak usaha dilakukan para pembudidaya untuk menjaga kualitas air dan keseimbangan lingkungan air.

Salah satu poin yang dilakukan dalam biosekuriti di antaranya penggunaan probiotik, yaitu komponen dari feed suplement yang perannya saat ini tidak bisa diabaikan.

Penambahan probiotik menyebabkan pakan menjadi lebih mudah dicerna oleh udang atau ikan. Dengan begitu, sisa pakan yang tidak tercerna menjadi semakin sedikit, penambahan bobot semakin tinggi, dan cemaran kolam semakin sedikit. Berkurangnya cemaran amoniak dan nitrit membuat kolam pun semakin sehat.

Salah satu alternatif pencegahan terhadap penyakit vibriosis adalah pemberian bakteri probiotik. Bakteri probiotik merupakan mikroba hidup yang dapat meningkatkan pemanfaatan nutrisi pakan, meningkatkan sistem imun, memperbaiki kualitas lingkungan hidup inang, meningkatkan kelangsungan hidup udang, dan menekan populasi bakteri Vibrio sp. Penggunaan probiotik menjadi jawaban atas masalah tersebut, salah satunya dengan menggunakan Lactobacillus acidophilus.

Berdasarkan hasil penelitian oleh beberapa institusi, pemberian bakteri Lactobacillus sp. terbukti mampu meningkatkan imun pada udang sehingga mampu meningkatkan kekebalan tubuh udang dari penyakit.

Teknik aplikasi penggunaan probiotik dalam budidaya udang biasanya dilakukan pada saat persiapan lahan. Setelah pemberian probiotik pada saat persiapan lahan maka probiotik dapat kembali diberikan setelah benur ditebarkan dan sebaiknya diberikan secara rutin.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Related Post