Pentingnya Proses Mineralisasi Dalam Budidaya Udang Vaname

Kualitas air dalam budidaya udang vaname memiliki kecenderungan mengalami penurunan dengan cepat akibat sisa pakan yang dihasilkan (dari penggunaan pakan 60-70%) dan telah menjadi salah satu sumber sampah organik serta sumber penyakit. Sampah organik memengaruhi nilai kualitas air diantaranya, mineral yang berfungsi menstabilkan Ph, merangsang pertumbuhan plankton dan menguraikan senyawa berbahaya (Kurniawan et.all. 2014).

Salah satu jenis mineral yang sudah biasa diaplikasikan oleh pembubidaya adalah kalsium (Ca). Pada dasarnya Ca adalah zat anorganik penting dari makanan dan media hidup udang (air) yang terdapat pada kulit udang. Fungsi Ca sendiri dalam ekosistem budidaya udang vaname adalah untuk pertumbuhan dan perkembangan eksosekeleton (karapas), mengatur proses pembekuan darah, detak jantung, ginjal, saraf, aktivitas beberapa enzim dan fungsi sel (Wilder et.all. 1998). Ketika jumlah kalsium dalam perairan kurang maka proses pembentukan karapas akan terganggu dan mengakibatkan fase gagal molting.

Selain Ca beberapa jenis mineral lain adalah Zinc, copper, iodium, mangan, selenium, Fe, cobalt, dll. Secara umum fungsi dari beberapa mineral di atas adalah membantu proses metabolisme, pembentukan struktur rangka dan meningkatkan imun tubuh udang.

Secara spesifik, berikut adalah beberapa fungsi mineral tersebut adalah:

  • Cobalt berperan dalam pembentukan sel darah merah dan perawatan jaringan syaraf.
  • Zinc berperan dalam proses metabolisme tubuh udang.
  • Copper berperan dalam pembentukan antioksidan, membantu perlindungan system tulang, saraf dan kardiovaskular.
  • Iodium berperan dalam mengatur distribusi penggunaan oksigen.
  • Mangan berperan dalam pembentukan tulang, metabolisme karbohidrat dan siklus reproduksi.
  • Selenium berperan dalam melindungi sel dari pengaruh peroksidase.
  • Fe berperan dalam proses pernafasan.

Proses aplikasi mineral sendiri dapat dilakukan dengan cara menaburkan langsung ke dalam tambak sesuai dengan dosis yang dibutuhkan atau melakukan pencampuran mineral ke dalam pakan yang digunakan dalam budidaya udang. Peran mineral dalam budidaya udang vaname sangat penting untuk mengindari terjadinya stress pada udang dan timbulnya penyakit sehingga dapat meningkatkan nilai produktivitas budidaya udang vaname.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Related Post