Seberapa Berpengaruh Bakteri Bacillus Dalam Budidaya Udang Vaname?

Budidaya udang vaname merupakan salah satu budidaya yang membutuhkan perhatian lebih terhadap kualitas air. Karena dalam prosesnya menghasilkan limbah yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan udang vaname. Beberapa limbah yang dihasilkan diantaranya ammonia dan bahan organik. Ammonia yang terdapat pada perairan tambak berasal dari sisa pakan dan hasil ekskresi oleh udang, sedangkan bahan organik berasal dari plankton yang mati, proses pemupukan dan feces udang.

Tingginya nilai ammonia atau bahan organik dalam perairan akan mengakibatkan tidak berfungsinya system metabolisme, respirasi, kekebalan tubuh dan pertumbuhan dan dapat memengaruhi rusaknya beberapa organ seperti insang, hepatopancreas dan lapisan usus. Oleh karena itu untuk meminimalisir keberadaan ammonia dan bahan organik dalam perairan pembudidaya dapat melakukan beberapa cara, salah satunya adalah melalui aplikasi probiotik jenis Bacillus sp. yang dapat menekan adanya vibrio dalam perairan serta mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan udang vaname secara optimal.

Proses penekanan bakteri patogen yang dilakukan oleh Bacillus sp. dapat terjadi karena kemampuannya meningkatkan kekebalan tubuh udang terhadap patogen-patogen yang terdapat dalam perairan. Selain itu, Bacillus juga berperan dalam optimalisasi pertumbuhan udang, efisiensi pakan serta dapat menghasilkan zat antimikroba yaitu bakteriosin sehingga mampu meningkatkan kekebalan tubuh udang.

Bakteriosin sendiri adalah zat antimikroba polipeptida atau protein yang diproduksi oleh mikroorganisme yang bersifat bakterisida yang dapat membunuh patogen-patogen dalam perairan dengan menyisip membran target sehingga mengakibatkan fungsi membran sel menjadi tidak stabil yang kemudian menyebabkan sel lisis. Dari beberapa manfaat yang diberikan oleh bakteri Bacillus maka dapat disimpulkan bahwa Bacillus mampu membantu dalam proses optimalisasi budidaya udang vaname.

Reference

Compant S, Duffy B, Nowak J, Clement C, Barka E.A. 2005. Mini review: Use of plant growth promoting Rhizobacteria for biocontrol of plant diseases: principles, mechanism of action and future prospect. Appl Environ Microbial. 71:4951-4959.

Ziaei-Nejad S, Rezaei H, Takami D, Lovett, Mirvaghefi A.R, Shakouri M. 2006. The effect of Bacillus sp. Bacteria used as probiotics on digestive enzyme activity, survival and growt in the Indian white shrimp Fenneropenaeus indicus. Aquaculture. 252:516-524.

Anwar S, Arief M, Agustono. 2016. Pengaruh pemberian probiotik komersial pada pakan terhadap laju pertumbuhan dan efisiensi pakan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Journal of Aquaculture and Fish Health. 5(2):1-6.

Hai N V and Fotedar R. 2010. A review of probiotics in shrimp aquaculture. Journal of Applied Aquaculture. 22:251-266.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Related Post