fistxpedia

Shrimp Defence System: Sistem Pertahanan untuk Menjaga Kesehatan Udang

FisTx | WriterDiunggah 09 Januari 2026

Lingkungan tambak udang memiliki berbagai jenis mikroorganisme baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. Mikroorganisme yang merugikan dapat menyerang sistem imunitas udang sehingga udang terserang penyakit. Agar udang tetap sehat, udang memiliki sistem pertahanan tubuh bawaan (innate immune system).

 

Berbeda dengan manusia yang memiliki antibodi, udang mengandalkan mekanisme pertahanan alami yang terdiri dari tiga lapisan utama:

  1. Physical Barriers (Pertahanan Fisik)
  2. Cellular Defenses (Pertahanan Seluler)
  3. Humoral Defense (Perthanan Humoral)

 

Kombinasi dari ketiga ini dinamakan Shrimp Defense System. 

 

Physical Barriers pada Udang

Pertahanan fisik merupakan pertahanan paling luar pada tubuh udang. Pertahanan ini merupakan lapisan pertama untuk mencegah masuknya patogen. Adapun beberapa komponen penting dari Physical Barriers ini diantaranya:

  • Eksoskeleton (karapas dan kulit): lapisan paling luar untuk melindungi udang dari materi fisik
  • Kutikula dan lapisan mukosa: mencegah bakteri dan virus menempel
  • Saluran pencernaan: dilengkapi enzim, pH tertentu, dan mikroflora yang menekan pertumbuhan patogen

Saat udang molting atau mengalami luka, pertahanan fisik menjadi lemah, sehingga resiko penyakit meningkat.

 

Cellular Defenses pada Udang

 

Jika patogen berhasil menembus pertahanan fisik, maka hemocytes (sel darah udang) akan bekerja sebagai benteng kedua. Fungsinya antara lain:

  • Phagocytosis: menelan dan menghancurkan mikroba.
  • Encapsulation: membungkus patogen berukuran besar agar tidak menyebar.
  • Nodulation: mengumpulkan patogen dalam agregat sehingga mudah dihancurkan.

 

Mekanisme seluler ini memastikan patogen tidak berkembang biak di dalam tubuh udang.

Humoral Defenses pada Udang

Pertahanan humoral melibatkan zat kimia dan protein dalam hemolimfa (darah udang) yang aktif melawan infeksi. Beberapa komponennya yaitu:

  • Prophenoloxidase (proPO) system: menghasilkan melanin untuk mengisolasi patogen.
  • Antimicrobial peptides (AMPs): senyawa alami yang membunuh bakteri, jamur, atau virus.
  • Lectins dan agglutinins: protein yang mengenali dan mengikat patogen.
  • Lysozyme: enzim penghancur dinding sel bakteri.

Kombinasi molekul ini bekerja cepat menetralkan ancaman dalam tubuh udang.

Pentingnya Menjaga Shrimp Defense System

Kesehatan sistem pertahanan udang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan budidaya. Untuk menjaga dan meningkatkan pertahanan imunitas udang, petambak dapat melakukan beberapa langkah, salah satunya Mengurangi beban amonia di tambak. Amonia di tambak dapat memicu pertumbuhan bakteri patogen dan virus penyebab penyakit seperti EHP dan AHPND.

Kurangi amonia di tambak anda dengan TIPTOPP POND.

TIPTOPP POND mengandung 100% probiotik bacillus untuk mengurangi limbah amonia di tambak udang, menjaga keseimbangan mikroorganisme dan menjaga sistem pertahanan tubuh udang.

Dapat produk TIPTOPP POND hanya di marketplace FisTx atau hubungi kami melalui nomor +62 823-2354-5511